Saturday, September 7, 2019
review dimana tempat brosing dan cari buku ilmiah terbaik dan free
LIBGEN
alat mesin pencari artikel ilmiah dan buku yang menggratiskan akses ke konten berbayar libGen menyimpan berkas PDF dari portal web ScienceDirect Elsevier brikut situsnya
https://libgen.me/search/all?q=JOURNAL%20OF%20CERAMIC&adblock=false&year=0&search=composite&collection=all¤tPage=3&perPage=0
selamat mencoba
Wednesday, September 4, 2019
Fenomena Aliran Fluida
1. dalam aliran tidak terdapat sirkulasi atau pusaran,
2. dalam
aliran tidak ada gesekan, sehingga tidak ada disipasi (pelepasan) dari energy
mekanik menjadi kalor.
Empat
efek Fluida tak mampu mampat yang berada dibawah pengaruh batas padat
1. gabungan
antara medan gradient kecepatan dengan medan tegangan geser
2. terbentuknya
keturbulenan
3. terbentuknya
dan berkembangnya lapisan batas
4. pemisahan
lapisan batas dari kontak dengan batas padat
1.1.
Keturbulenan
fluida yang mengalir dalam
pipa atau saluran :
1. laju
aliran rendah (laminar)
2. laju
aliran tinggi (turbulen)
Reynold number
Dimana : D =
diameter tabung
V = kecepatan rata-rata zat cair


NRe <
2100 adalah aliran laminar
NRe : 2100 -
4000 adalah aliran transisi
NRe > 4000
adalah aliran turbulen
Contoh soal :
Air pada 303 oK
mengalir dengan kecepatan 10 gal/min dalam pipa berdiameter 2 in. hitung Reynol number
Jawab :
1 ft3
= 7,481 gal




Air pada 303 oK = 30 oC = 86 oF (Lamp. 14 Mc. Cabe)




(Aliran
Turbulen)
Persamaan-persamaan dasar
aliran fluida
Prinsip-prinsip fisika yang
penting dalam penerapan mekanika fluida adalah :
1. persamaan-persamaan
neraca masa atau persamaan kontinuitas
2. persamaan-persamaan
neraca momentum linear
3. persamaan-persamaan
neraca momentum angular (sudut)
4. persamaan-persamaan
neraca energy mekanik
Neraca masa aliran : dalam aliran yang stedi, laju masa
memasuki suatu system aliran harus sama dengan yang meninggalkan system itu.
![]() |

densitas
= ρa arah
aliran densitas
= ρb


![]() |
ma
= mb
Persamaan Kontuitas :
Laju alir masa melalui luas penampang pipa : m = ρ v
S
ρa va Sa = vb ρb Sb = konstan
kecepatan rata-rata v dari keseluruhan arus yang mengalir melalui luas
penampang S :

V juga sama
dengan laju aliran volumetrik (q) total
didalam saluran

Melalui penampang bundar :


kecepatan masa (G) :
merupakan laju aliran masa per luas penampang
saluran.

Contoh soal :
1.
Minyak bumi dengan sesifik graffiti 60 oF/60
oF = 0,887, mengalir dalam sistim pipa seperti gambar. Pipa A dalah
2 in (50 mm) schedule 40. Pipa B adalah
pipa 3 in (75 mm) schedule 40, dan pipa C masing-masing 1,5 in (38 mm)
schedule 40. Kuantitas fluida yang mengalir melalui kedua pipa C adalah sama.
Aliran melalui pipa A adalah 30 gal/min (6,65 m3/jam). Hitunglah :
a.
laju aliran masa didalam masing-masing pipa,
b.
kecepatan linear rata-rata didalam
masing-masing pipa
c.
kecepatan masa didalam masing-masing pipa
jawab :













C
a.
densitas
minyak = 0,887 x 62,37 =
55,3 lb/ft3
aliran
vol = 30 gal/min
1 ft3 =
7,48 gal
Laju alir volumetric,

Laju aliran masa dalam pipa A sama
dengan pipa B

Laju aliran masa dalam pipa C = ½ x 13.300 = 6.650 lb/jam (0,8379 kg/dt)

b.
kecepatan
rata-rata dalam :
pipa
A : 


Pipa B :




Pipa C :





Kecepatan masa melalui
pipa
A :


Pipa
B :

Pipa
C :

Kerja Pompa dalam persamaan Bernouli
Fungsi
Pompa : untuk meningkatkan energy mekanik fluida yang mengalir.
Dengan
adanya kerja pompa (Wp), maka dalam persamaan Bernouli akan terjadi
pengaruh gesekan (hfp) yang terjadi dalam pompa.
Kerja
netto pompa = Wp – hfp,
Effisiensi
pompa (
) :

Wp – hfp =
Wp



Kerja pompa : Persamaan Bernouli







Contoh soal :
Seperti
gambar. Suatu larutan yang sp gr 1,84 dipompakan dari tangki penimbun, melalui
pipa dengan diameter 3 in (75 mm) Skedule 40. Effisiensi pompa ialah 60 %.
Kecepatan pada pipa isap 3 ft/dt (0,914 m/dt). Pompa membuang melalui pipa 2 in
(50 mm) Skedule 40 ke suatu tangki tinggi. Ujung pipa buang terletak pada
ketinggian 50 ft (15,2 m) di atas permukaan larutan di dalam tangki umpan. Rugi
gesekan didalam keseluruhan system pipa adalah 10 ft-lbf/lb. (29,9
J/kg). berapakah tekanan yang harus diberikan oleh pompa dan berapa daya pompa
itu ?


















Tekanan permukaan a dan b
adalah tekanan atmosfir, pa = pb = 1 atm
Kecepatan di a dapat
diabaikan, karena diameter tangki sangat besar dibandingkan dengan diameter
pipa.
dari lampiran 6 ; luas penampang untuk 3 in = 0,0513 ft2
luas
penampang untuk 2 in = 0,0233 ft2











Tekanan yang diberikan
pompa.
Perbedaan ketinggian antara
titik isap dan titik buang dapat diabaikan,
Sehingga : Za = Zb



Daya
pompa yang digunakan ialah hasil kali antara Wp dan laju aliran masa
dibagi dengan factor konversi, 1 hp = 550 ft-lbf/dt.




TUGAS :
1. Air
pada 28 oC mengalir dalam pipa seperti gambar. Aliran total 1,388 x
10-3 m3/dt masuk pipa 1. Hitunglah dalam satuan SI dan
FPS :
a. laju
aliran masa
b. kecepatan
rata-rata
c. kecepatan
masa
d. tentukan
jenis aliran dalam masing-masing pipa.
masing-masing pipa (sch 40)










2.
Pompa dengan kapasitas 69,1 gal/min
memompakan AIR pada 30 oC dari tangki terbuka, dengan diameter pipa
isap 4 in-ID. Diameter pipa buang 3 in-ID ke tangki terbuka. Friksi hilang
dalam system pipa
= 10,0 ft-lbf/lb. Berapa tekanan
yang harus diberikan dan hp pompa, jika efisiensi pompa 65 %.


















3,068
in
Subscribe to:
Posts (Atom)
SIMULASI SINTESIS BIODIESEL MENGGUNAKAN SOFTWARE ASPEN HYSYS DAN ASPEN PLUS
SIMULASI SINTESIS BIODIESEL MENGGUNAKAN SOFTWARE ASPEN HYSYS DAN ASPEN PLUS Oktriza Lora *, Chykita Arnel Faculty of Industrial ...

-
PRAKTIKUM : KIMIA DASAR MODUL PERCOBAAN : AIR HIDRAT DISUSUN OLEH KELOMPOK :IV RAMONA RAHMADANI NITA ...
-
PRAKTIKUM : KIMIA TERAPAN MODUL PERCOBAAN : MENGENAL ZAT ...
-
LAPORAN PRATIKUM KIMA ANALITIK MODUL PERCOBAAN DISUSUN OLEH 1. ...